Derby Depak Leeds, Lampard Langsung Fokus di Final JOURNALNEWS

by

INGGRIS – Pelatih Derby County, Frank Lampard langsung fokus persiapkan timnya untuk melawan Aston Villa pada partai final Divisi Championship di Stadion Wembley, 27 Mei mendatang. Ia bahkan sudah melupakan ejekan dari fans lawan usai meluapkan emosi di Elland Road, markas Leeds United.

“Sekarang kami hanya punya waktu selama satu pekan ke depan untuk laga final. Kami sadar ini tidak akan mudah dan kami harus bisa mempersiapkan segalanya dari sekarang. Kami hanya butuh satu kemenangan lagi untuk berada di sana (Liga Primer Inggris red) musim depan,” kata Lampard, seperti dikutip Evening Standard, menanggapi usahanya untuk mempersiapkan timnya pada partai final babak play-off Divisi Championship.

Untuk menggenggam satu tiket promosi tersisa di Liga Primer musim depan, Derby harus mengalahkan Villa yang pada laga sebelumnya berhasil menyingkirkan West Bromwich Albion. Mengalahkan Villa jelas bukan perkara mudah bagi Lampard. Pasalnya, ada sosok mantan rekan setimnya saat masih memperkuat Chelsea, yakni John Terry yang kini bersebrangan dengan dirinya. Ya, Terry kini bertugas sebagai asisten pelatih Dean Smith di kubu Villa.

Sebagai mantan rekan Lampard di Chelsea, Terry tentu bisa menjadi ‘informan’ bagi Smith dalam meramu strategi untuk mengatasi Derby di final nanti. Namun ‘tangan dingin’ Lampard saat membawa Derby mendepak Leeds, tetap harus diacungi jempol. Lampard bahkan mampu mengesampingkan ejekan fans lawan demi fokus memenangi leg kedua fase semifinal di Elland Road, kandang Leeds yang sejatinya lebih diuntungkan setelah unggul 1-0 pada leg pertama.

Leeds bahkan kian percaya diri saat Stuart Dallas mencetak gol pembuka di menit ke-24. Namun Derby mampu membalikkan keadaan, lewat gol Jack Marriott (45′), Mason Mount (46′), dan Harry Wilson (penalti, 58′). Leeds sempat menyamakan agregat 3-3, melalui gol kedua Dallas (62′), sebelum bermain dengan 10 orang, akibat kartu kuning kedua Gaetano Berardi (78′). Namun gol kedua Marriott (85′), akhirnya mampu menghentikan langkah Leeds.

Derby yang kemudian tampil dengan 10 orang, akibat kartu kuning kedua Scott Malone (90′), akhirnya bisa menutup laga dengan skor akhir 4-2 (agregat 4-3), sekaligus memastikan langkah ke final dengan sambutan emosional dari Lampard.

“Ini luar biasa dan emosional. Tapi masih ada pekerjaan yang harus dilakukan. Kami underdog lagi dan akan mengalami hari yang sulit di Wembley. Tapi kami optimis di sana (Liga Primer red),” tuntas Lampard. (junius/ys)

Sumber : Postkotanews