Habib Bahar Dilaporkan ke Polda Metro, Sudah Diperiksa Lima Saksi JOURNALNEWS

by

Habib Bahar bin Smith saat tiba di Bareskrim Polri untuk menjalani pemeriksaan.

JAKARTA – Polda Metro Jaya tengah mendalami kasus dugaan ujaran kebenciaan yang menyeret Habib Bahar bin Smith. Penyidik saat ini sudah memeriksa lima saksi terkait kasus tersebut.

“Ada sekitar lima saksi yang diperiksa. Saksi ahli juga sudah,” ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Praowo Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Jumat (7/11/2018).

Dalam pemeriksaan ini, Argo memastikan jika pihaknya bekerja sesuai dengan fakta hukum. Penyidik pun tak ingin tergesa-gesa untuk menetapkan status hukum Habib Bahar.

“Tentunya kita nanti evaluasi penyidik apakah dalam pemeriksaan sudah dilakukan. Siapakah sebagai tersangka pelakunya ditetapkan? kita akan menunggu,” katanya.

Sebelumnya, Ketua Umum Cyber Indonesia Muannas melaporkan Habib Bahar ke Polda Metro Jaya karena ceramahnya yang beredar di media sosial. Laporan Habib Bahar diterima dengan nomor laporan polisi TBL/6519/XI:2018/PMJ/Ditreskrimsus, 28 November 2018.

Pelaporan ini sesuai Pasal 28 ayat (2) Jo. Pasal 45 A ayat 2 UU RI No. 19 Tahun 2018 tentang Perubahan atas UU No. 11 Tahun 2008 tentang ITE dan Pasal 4 huruf b angka 2 Jo. Pasal 16 UU RI No. 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis dan Pasal 207 KUHP dengan ancaman pidana lebih dari 5 tahun penjara.

Tak hanya itu, Habib Bahar juga dilaporkan ke Bareskrim oleh Jokowi Mania pada 28 November 2018 yang tertera dengan nomor laporan: LP/B/1551/XI/2018. Dalam video tersebut Habib Bahar menyebut Jokowi sebagai penghianat negara dan rakyat, dia juga menyebut Jokowi sebagai orang banci.

Di Bareskrim, Habib Bahar sudah ditetapkan sebagai tersangka usai menjalani pemeriksaan kurang lebih 11 jam. Hal itu disampaikan oleh Azis Yanuar, kuasa hukum Habib Bahar usai mendampingi pemeriksaan. Menurutnya, kliennya ditetapkan sebagai tersangka usai dicecar 29 pertanyaan oleh penyidik.

“Jadi setelah pemeriksaan sepanjang hari ini kepada Habib Bahar, tim penyidik menetapkannya sebagai tersangka,” Kata Aziz di Kantor Bareskrim Polri kompleks Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Jakarta Pusat, Kamis, (6/12/2018) malam. (cw6/b)

Sumber : Postkotanews