Lifestyle

Panglima TNI: Tanpa Bimbingan Ulama, Umat Kehilangan Arah JOURNALNEWS

Written by diana

NEWSTODAY – Ulama, santri dan pondok pesantren memiliki peran yang sangat penting di tengah kian kompleksnya tantangan yang dihadapi umat.

“Tanpa bimbingan yang baik dari para ulama, tanpa adanya santri yang menjadi contoh, umat Islam dapat kehilangan arah, atau bahkan hanya menjadi buih di lautan,” kata Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto di Pondok Pesantren Nurul Yaqin di Padang Bungo Gadur, Padang Pariaman, Sumatera Barat, Kamis (14/3).

Di hadapan sekitar 500 jamaah yang hadir, Panglima TNI juga menyatakan pesantren berperan dalam menyiapkan umat yang bersatu membangun bangsa, memperkuat persatuan dan kesatuan, memerangi kemiskinan dan kebodohan, serta menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman untuk hidup berdampingan dengan seluruh komponen bangsa lainnya.

Menurut dia, kemajuan yang ada saat ini harus disikapi dengan baik oleh umat Islam dengan cara membangun umat yang berkualitas. Menurutnya, umat yang berkualitas adalah umat yang mengamalkan Islam secara kaffah sekaligus membina diri dengan berbagai ilmu pengetahuan dan wawasan.

Loading...

“Umat Islam yang berpengetahuan akan menjadi umat yang sejahtera dan unggul,” ucapnya.

Di sisi lain, Hadi mengatakan bahwa negeri Indonesia merupakan sebuah Negara yang sangat kaya dengan sumber daya alam yang melimpah dan berbagai budaya yang indah, seperti tari-tarian, bahasa daerah, tradisi pernikahan, menyambut kelahiran anak, sampai dengan upacara pemakaman juga sangat beragam.

“Melihat keberagaman itu semua, wujud syukur yang paling utama adalah menggunakan seluruh nikmat itu dengan sebaik-baiknya. Hanya dengan persatuan dan kesatuan yang kokoh dapat mewujudkan menjadi bangsa yang besar dan dengan pendidikan yang maju pula, dapat menjadikan bangsa yang terkemuka dan maju,” tuturnya.

Tampak Kapolri, Jenderal Tito Karnavian mendampingi Panglima TNI dalam kunjungan tersebut. Turut hadir Ketua Umum Majelis Dzikir Hubbul Wathon, Khalifah Imran, Pengasuh dan Ketua Yayasan Ponpes Nurul Yaqin, KH. Buya Bagindo M. LeterAli, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, Kapolda Sumbar Irjen Fahrizal, Kapusbintal TNI Laksma TNI Budi Siswanto, Waasops Panglima TNI Marsma TNI M. Khairil Lubis, Waaster Panglima TNI Brigjen TNI (Mar) Purnomo dan Waasrena Kasau Marsma TNI Purwoko Aji Prabowo.

SUMBER

Link : NEWSTODAY

Loading...

About the author

diana