Lifestyle

Rumah Rusak Diterjang Banjir, Warga Tunggu Bantuan Pemprov DKI JOURNALNEWS

Written by diana

Rumah di Balembangm Krmatjati, Jakarta Timur, rusak kena terjangan banjir. (Iifand)

JAKARTA – Sebagian warga bantaran kali Ciliwung tepatnya di Balekambang, Kramatjati, Jakarta Timur, hingga kini masih mengungsi. Pasalnya, ada 11 warga mengaku tak memiliki uang untuk memperbaiki rumah mereka yang tidak akibat terjangan banjir pada April 2019 lalu.

Seperti yang disampaikan Rubiyati (54), warga Balekambang, yang hingga kini masih mengungsi di rumah kerabatnya. Pasalnya, saat ini seluruh bagian plafon rumahnya jebol karena tak kuat menahan beban lumpur bercampur sampah. “Mau dibenerin belum punya uang, ya jadi sekarang numpang dulu sama sodara,” katanya, Minggu (16/6).

Menurut Rubiyati, sekitar dua pekan usai banjir petugas dari Pemkot Jakarta Timur datang meninjau rumahnya. Kala itu, petugas melakukan pendataan rumah warga yang rusak terdampak banjir luapan Sungai Ciliwung.

“Cuma datang terus foto-foto saja, tanya bagian rumah yang rusak sama nama warga saja. Tapi sampai sekarang kita belum menerima bantuan, ada 11 rumah warga yang rusak karena banjir kemarin,” lanjut dia.

Loading...

Lain lagi dengan Irda, warga RW 05 Balekambang lain. Ia mengaku tetap bertahan di rumahnya yang rusak. Padahal bagian atap depan, jendela, dan tembok ruang keluarga rumahnya lenyap diterjang banjir dengan ketinggian sekitar tiga meter.

“Belum dapat bantuan sama sekali. Ini saja diperbaiki ala kadarnya, yang penting biar bisa untuk tinggal,” ujarnya.

Irda mengaku, selama delapan tahun bermukim di dekat bantaran Sungai Ciliwung, bukan kali ini saja kediamannya rusak berat dihantam banjir. Setidaknya sudah tiga kali rumahnya rusak berat diterjang arus banjir Sungai Ciliwung dan harus dia perbaiki dengan dana dari dompetnya sendiri. “Dulu sempat ada bantuan uang perbaikan untuk warga yang rumahnya rusak, cuma sekarang udah nggak ada lagi,” ujarnya.

Atas kondisi tersebut, sambung Irda, ia dan warga lainnya berharap bantuan yang diberikan pemerintah. Seperti yang dilakukan Badan Amil Zakat, Infak, dan Sadaqah (Bazis) beberapa waktu silam yang memberikan bantuan. “Malah dulu ada sebutan bedah rumah, ya mudah-mudahan saja bisa didapat,” ungkapnya. (ifand/yp)

Sumber : Postkotanews

Loading...

About the author

diana